4/12/2013

Wilan, Si Kupu-Kupu Malam


Wilan, Si Kupu-Kupu Malam



Kehidupan malam kujalani
Aku pertama kali menjadi pelacur pada usia 15 tahun. Penghasilan yang kudapatkan adalah 40% - 60%, maksudnya aku menerima 40%, sedangkan "mami" mendapat bagian 60% dari bayaranku. Aku sudah tidur dengan banyak laki-laki dari berbagai kalangan dan hal ini terus kujalani sampai usiaku yang ke 19 tahun. Aku juga terjerat dalam dosa pergaulan bebas, minum-minuman keras, narkoba, dan juga seks bebas. Dalam hati kecilku sedikit terbesit betapa kotornya hidupku. Aku berusaha mencari jati diri di tempat yang salah. Namun karena tuntutan kehidupan yang keras, aku tetap menjalani kehidupan malamku ini.

Penyebab aku menjadi kupu-kupu malam

Aku dibesarkan dari sebuah keluarga broken home. Ayah dan ibuku bercerai, lalu masing-masing menikah lagi, dan aku serta kakakku tinggal bersama Oma kami. Tapi perlakuan Oma padaku berbeda dengan perlakuan Oma pada kakak. Aku sering "dianaktirikan", sering dicerca, dicaci maki, dan dihajar oleh Oma, sedangkan Oma selalu membanggakan kakak. Aku berpikir apakah karena aku ini jelek mangkanya Oma membenciku.

Karena tidak tahan dengan perlakuan Oma, aku ikut ke Palembang dengan orang yang pernah kos di rumah Oma. Disana aku membantunya membereskan rumah. Namun karena keadaan keluarganya tidak baik dan sering bertengkar, selalu aku yang dijadikan sasaran kemarahan. Akhirnya setelah 3 tahun di sana, aku kembali ke rumah Oma. Ternyata di rumah Oma, aku tetap diperlakukan seperti dulu.

Akhirnya aku memutuskan tinggal di rumah ayahku. Tapi ternyata kehidupan di sana juga tidak lebih baik. Aku "di anak tirikan" oleh ayah kandungku sendiri. Aku bahkan difitnah menyakiti adik tiriku. Aku sangat benci pada ayahku saat itu juga. Akhirnya karena tekanan-tekanan itulah aku memutuskan menjadi "kupu-kupu malam" sebagai pelampiasan kekesalanku. Padahal orang tuaku adalah orang yang berkecukupan.

Memasuki dunia rumah tangga

Suatu hari karena kecerobohanku, aku dinyatakan positif hamil. Namun pria yang menghamiliku tidak mau bertanggung jawab. Akhirnya aku menikah dengan tetangga dekat rumahku karena ia sangat mencintaiku. Tapi rumah tangga kami berantakan. Suamiku bukanlah tipe orang yang bertanggung jawab. Bahkan ia tetap menjadi pengangguran sampai-sampai aku tetap menjadi pelacur demi memenuhi kebutuhan keluarga. Ketika anakku lahir, aku memutuskan bercerai darinya.

Satu tahun kemudian, tahun 1976, aku menikah dengan Edy, pria yang dikenalkan sahabatku. Pergaulan bebas yang kujalani membuatku menjadi seorang yang berkarakter keras namun Edy selalu mengalah padaku. Ia tipe suami yang baik. Karena itulah sifat kerasku semakin menjadi-jadi. Pernikahan kami dikaruniai 4 orang anak namun aku tetap menjalani kehidupan bebasku sehingga aku menelantarkan suami dan anak -anakku.

Tetap tidak bertobat

Bahkan di usiaku yang ke-49 tahun, aku tetap keluar masuk diskotik. Berkali-kali aku hampir OD (Over Dosis), tapi aku tetap tidak kapok juga. Seringkali saat aku OD dan hampir mati, aku mendengar suara- suara yang berkata, "Bukalah matamu..." Namun aku mengacuhkannya. Sampai suatu kali saat aku OD, aku jatuh di tengah diskotik dan ada suara yang berkata, "Lihatlah sekelilingmu..." dan aku melihat pemandangan yang sangat mengerikan. Orang-orang yang ada di sana berubah menjadi sangat menyeramkan, tidak mempunyai tempurung kepala dan mereka semua bertanduk. Wajahnya sangat menyeramkan. Aku tidak merasa takut saat itu, hanya sedikit drop dan aku memutuskan duduk di tepi panggung.

4 Oktober 2005, ketika sedang berada di dalam diskotik, aku sekali lagi mendengar suara yang berkata, "Pulanglah atau engkau akan terhilang..." Aku merasa sangat takut dan memutuskan tidak akan pernah ke diskotik lagi.

Akhirnya aku sadar akan dosa - dosaku

Sejak saat itu aku tiba-tiba menyadari bahwa dosaku sangatlah parah. Pasti hidupku sangat hancur dan tidak berkenan di hadapan Tuhan. Saat itu juga aku sadar bahwa ternyata selama ini suara-suara itu adalah teguran dariNya padaku. Aku langsung menangis meminta pertolongan dan pengampunan dari Tuhan. Aku tidak ingin masuk ke dalam perapian kekal, aku ingin bebas lepas dari ikatan maut ini. Aku menyalibkan kedaginganku dan aku memikul salibku serta mengikut Yesus dalam hidupku. Aku mulai aktif ke gereja dan mengikuti Family Altar.

Tanggal 19 Mei 2006 aku mengikuti sebuah retreat pemulihan. Di sana, ketika didoakan, aku memperoleh penglihatan sebuah hati berwarna biru dan beku seperti es. Ternyata itu adalah hatiku. Saat itu aku sangat membenci keluargaku. Aku menyimpan dendam yang amat dalam kepada mereka. Tapi berkat kasih dan kekuatan yang luar bisa dariNya, aku tiba-tiba dapat mengampuni ayah, ibu, dan Omaku yang telah melukai hatiku. Saat itu juga aku melihat bahwa tangan Tuhan menyentuh hatiku, menggenggamnya, lalu mengubah hatiku yang beku menjadi cair dan berwarna merah terang. Lalu Tuhan mencabut hatiku yang penuh dengan kepahitan itu sampai ke akarnya. Aku dapat merasakan betapa sakitnya dadaku ketika akar kepahitan di hatiku dicabut oleh tanganNya. Aku menangis merasakan sakitnya. Namun setelah itu aku merasakan damai sukacita yang begitu luar biasa. Tuhan benar-benar telah memulihkan hatiku dan juga hidupku.

Hubungan keluargaku dipulihkan

Sepulangnya dari retreat tersebut kehidupan keluargaku berubah drastis. Hubunganku dengan suami dan anak-anakku dipulihkan. Aku meminta maaf sambil menangis dan memeluk mereka satu per satu. Tuhan memang baik. Ia memberikan kasih di hati suami dan anak-anakku sehingga mereka bisa memaafkanku. Semua berjalan dengan luar biasa. Penuh kasih, damai sejahtera, dan sukacita. Kini aku selalu menyempatkan diri untuk meluangkan waktu bersama suami dan anak-anakku. Bahkan aku juga kini melayani di gerejaku. Syukur bagi kebaikanNya, kini aku benar-benar menjadi hambaNya yang taat dan setia dalam seluruh area kehidupanku. (Kisah ini telah ditayangkan 26 Juli 2010 dalam acara Solusi Life di O'Channel).(sumber)


Sumber Kesaksian :
Wilan

DARI NERAKA 'Kesaksian Seorang Seniman Muda Korea'







"GAMBARAN TENTANG NERAKA"


"Dimana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam"[Markus 9:48 ]


Lukisan-lukisan dari JURANG MAUT




Seorang seniman muda Korea telah dibawa ke Neraka.
Si pelukis telah dibawa ke Neraka oleh Tuhan Yesus Sendiri.

Seniman ini telah menghadiri pertemuan doa semalaman pada
bulan April 2009 dan terus melakukannya selama ini sudah lebih
dari setahun.

Seniman: “Karena saya berdoa sepanjang malam, sekarang
saya lebih mampu mengasihi Yesus lebih dari pada sebelumnya
” … Suatu hari … Yesus datang dan berkata di dalam hatiku,
”Aku akan menunjukkan kepadamu hal-hal surgawi yang lebih
dalam.”



Saya pikir saya akan mengunjungi sorga, tapi sebaliknya saya telah mengunjungi neraka… Segera sesudah Yesus berbicara ke dalam hati saya, kami masuk ke dalam alam spiritual… Yesus membawa saya dan menunjukkan kepada saya neraka terlebih dahulu…


Selagi saya mengikuti Yesus, saya menangis sepanjang waktu




Lalu saya mulai mendengar suara-suara lenguhan, teriakan
dan ratapan…. “Ahhhhhh!!!”




Seniman: “Kebanyakan orang salah mengerti mengenai
neraka. Mereka terlena oleh muslihat dan banyak orang berpikirsekedar
jika engkau “percaya” tentang Yesus Kristus, sorga akan menjadi tujuan akhirmu. Beberapa orang bahkan berpikir jika mereka meninggal itulah akhir dari segalanya, tidak ada apa-apa lagi.
Banyak orang percaya seperti yang mereka pikirkan. Oleh karena itu mereka menjalani kehidupan mereka sebagaimana yang mereka inginkan…
-
-
Yesus membawa banyak orang ke neraka dan menunjukkannya
kepada mereka.
Yesus: Aku melihat tak terhitung orang yang sedang jatuh ke
dalam lautan api neraka yang dalam setiap hari…
Tolong ceritakan kepada orang-orang apa yang telah
engkau saksikan di neraka! Engkau harus menceritakan
kepada mereka mengenai neraka! Ceritakanlah kepada
orang-orang betapa sangat buruk dan sangat mengerikan
neraka itu. Engkau harus melukis adegan neraka seperti
engkau berada di dalam hati-Ku. Lukiskanlah adegan-adegan
itu dengan hati-Ku yang pilu!

Mereka sedang jatuh ke dalam Api Neraka


Lukiskanlah itu dengan hati-Ku yang pilu …




Seniman: Selagi saya melukiskan adegan-adegan neraka, Iblis
menyerang saya dengan sangat hebat… tetapi saya ingin
meneriakkan kepada dunia dengan hati Yesus melalui lukisan-lukisan ini…
Saya ingin menceritakan hati Yesus yang pilu dan betapa
Dia sangat kasihan kepada orang-orang yang sedang jatuh
ke dalam neraka setiap hari!


Orang-orang disiksa di atas salib


Orang-orang yang tidak mau makan Roti Hidup…



Orang-orang yang tidak mau membincangkan kehidupan mereka dengan Yesus melainkan membuat keputusan-keputusan mereka sendiri dan mengikuti keinginan mereka sendiri.




Orang-orang yang minum, mengambil bagian dan makan hal-hal yang terlarang.






Yesus: Tolong katakan kepada orang-orang yang menyakiti hati
orang lain dengan kata-kata mereka bahwa mereka tidak boleh
menyakiti atau melukai saudara-saudara mereka dalam Kristus.
Mereka tidak boleh berkata-kata dengan tidak mempedulikan orang lain.

Berbicara tanpa mempedulikan atau mengasihi

Hukuman untuk berdusta.

Pendusta...

Mencuri uang atau dana-dana …

Orang-orang yang mencuri uang akan ditikam dengan panah-panah dan/atau ditusuk dengan jarum-jarum.




Penganiayaan terhadap injil.
Separuh pertama dari potret ini menggambarkan setan-setan yang mempengaruhi para penganiaya (orang-orang) untuk menganiaya dan mengusik atau membunuh para pembawa pesan Injil yang benar dan sepenuhnya.

Beginilah siksaan terhadap para pembunuh, pemerkosa dan penculik anak-anak.




Tempat bagi serangga-serangga terletak di neraka.
Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang melakukan dosa
dengan pikiran-pikiran mereka dan bagi mereka yang dipenuhi
dengan pikiran dan pengetahuan mereka sendiri.
Mereka diselimuti oleh ngengat-ngengat yang tak terhitung banyaknya.
Seluruh tubuh mereka dilukai oleh serangga-serangga.
Ulat-ulat dan serangga-serangga di neraka berukuran j
auh lebih besar dari pada yang ada di bumi.
Ribuan belatung dan serangga keluar masuk di mulut,
telinga dan kepala mereka, merayap di seluruh tubuh mereka!




Orang-orang ini dipenuhi dengan pikiran-pikiran
dan pengetahuan mereka sendiri.



Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang bersikeras
dengan sudut pandang mereka. Misalnya,
“Mengapa Yesus harus bekerja dalam kehidupan saya atau di dalam saya? Siapakah saya? Saya pikir Dia tidak mengasihi saya.
Saya sangat jahat. Saya pikir Dia tidak akan mengasihi
seseorang seperti saya.” Orang-orang yang tidak berusaha
menyesuaikan pikiran-pikiran mereka dengan Tuhan
akan berakhir di neraka. Kita harus memperbaiki pikiran-pikiran kita menjadi benar.
Ini juga adalah orang-orang yang melanggar Firman
Tuhan dan mengacuhkan perintah-perintah Tuhan. Mereka akan digoreng di atas wajan di neraka dengan dibakar oleh api neraka.



Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang tidak menyebarkan Injil. Mereka tidak memberitakan Kabar Baik kepada yang terhilang.
-

Siksaan ini adalah untuk orang-orang yang telah mengabaikan Firman Tuhan dan terus melakukan dosa. Di mata Tuhan mereka adalah orang-orang yang melaksanakan kejahatan



Neraka ini adalah untuk mereka yang telah mengeluh dan bersungut-sungut bahkan di dalam hati mereka.




Tempat di neraka ini adalah bagi orang-orang yang mempunyai suatu
keluarga tapi telah mengkhianati pasangan-pasangan mereka dan/atau menjadi homo dan/atau biseksual. Mereka akan ditusuk dengan pisau-pisau dan tombak.



Orang-orang yang rusak secara seksual. Bagian pribadi mereka akan ditikam setiap detik.



Neraka ini adalah untuk orang-orang yang menyembah berhala-berhala, memiliki pikiran-pikiran jahat dalam kepala mereka dan telah
sedemikian keras kepala dengan cara-cara mereka sendiri.

Tempat itu tidak berakhir. Penyiksaan itu tidak akan berhenti.
Jika engkau tidak bertobat …



Seorang wanita dan seorang anak laki-laki di dalam lukisan ini adalah ibu dan anak ketika mereka hidup di bumi. Namun karena sakit yang tidak tertanggungkan, mereka tidak mengasihi satu dengan yang lain, tapi berusaha untuk meloloskan diri dari penyiksaan itu dengan melangkahi satu dengan yang lain.




Yesus sedang berkata… Berfokuslah kepada-ku… Engkau harus berfokus hanya kepada-Ku..



Engkau harus membunuh Iblis atau setan yang hidup di dalammu…





IBLIS DARI TV:
Selagi orang-orang menonton film-film dunia yang dipenuhi kekerasan,
setan-setan sebenarnya menyiksa jiwa orang itu tanpa orang itu
sadari atau ketahui. Selagi seseorang menonton adegan-adegan dari TV, jiwanya disiksa dan disakiti. Jiwa itu dilukai dan dihancurkan.
Menonton TV duniawi sama sekali tidak membantu orang-orang
Kristen dalam cara manapun untuk membuat kemajuan dalam hubungan kasih mereka dengan Tuhan, Mempelai kita Yesus. Kita bisa menonton sedikit beberapa berita, namun saya mohon, jangan menonton TV, titik! Amin!!


Seniman:
Selagi Yesus menyaksikan dosa-dosa yang diperbuat oleh
seseorang, Dia menangis. Iblis dan setan-setannya akan mengikat
tubuh-tubuh dari para pendosa sedemikian erat dengan rantai-rantai
besi dan mereka akan mengendalikan kita. Oleh karena itu para
pendosa akan masuk lebih dalam dan lebih dalam lagi ke
dalam dosa. Saya memohon kepadamu untuk tidak melakukan
dosa. Jangan hidup seperti yang engkau inginkan.
Di neraka, indera-indera seratus kali lipat lebih peka
dari pada yang engkau rasakan di alam jasmani,
karena itu sakitnya jauh lebih parah.


REALITA MENGENAI MEROKOK DAN MINUM ALKOHOL
Roh ular memenuhi minuman-minuman alcohol dan dalam rokok

Kolose 3:5-6. Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu
percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).

Ini menunjukkan kepada kita apa yang terjadi ketika kita bertobat dan berdoa di
hadapan Tuhan, bala tentara malaikat akan turun dan menikam setan-setan itu dengan pedang-pedang mereka.




Jangan pergi ke neraka!!!


2 Petrus 3:9



...karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa,
melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.




Dari Redaksi:

Apakah anda belum yakin akan keselamatan hidup Anda?
Yesus Kristus mengasihi saudara!
Bertobatlah dari dosa-dosa mu dan terimalah Yesus sebagai Juru Selamat-mu.
Ucapkanlah doa berikut ini dengan sungguh-sungguh:

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku.

Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin





Klik Icon "GUEST" untuk memulai Chat bersama kami

Follow ya bloggers :) twitternya sudah ane setting, jadi setiap ada update lagu terbaru, otomatis muncul ditwitter